Like Us on FacebookLike Us on Facebook

Follow Us on TwitterFollow Us on Twitter

Full Paper

FULL PAPER

Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.Karya ilmiah (Scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan. Karya ilmiah adalah suatu karya dalam bidang ilmu pengetahuan (science) dan teknologi  yang berbentuk ilmiah. Suatu karya dapat dikatakan ilmiah apabila proses perwujudannya lewat metode ilmiah.

Karakteristik Karya Ilmiah

a.StrukturSajian
        Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan simpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.

b. Komponen danSubstansi

Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurna lmempersyaratkan adanya abstrak.

c. Sikap Penulis

Sik     Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.

d. Penggunaan Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
e. Objektif
Keobjektifan ini tampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga, setiap pernyataan atau simpulan yang disampaikan berdasarkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, siapa pun dapat mengecek kebenaran dan keabsahanya.
f. Netral
Kenetralan ini dapat terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu, pernyataan-pernyataan yang bersifat ‘mengajak’, ‘membujuk’, atau ‘mempengaruhi’ pembaca dihindarkan.
g. Sistematis
Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti pola pengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya. Dengan cara demkian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.

h. Logis

Kelogisan ini dapat dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif atau deduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif; sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan pola deduktif. 

i. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan) 

Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitu  menyajikan fakta.

j. Bersifat kritis dan analitis

Merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif ) fakta sesuai dengan yang diteliti. Dalam penyusunannya penulis haruslah mengkritisi  suatu objek yang akan diteliti.

k. Memuat konsep dan teori

Penulisan karya ilmiah, juga menggunakan teori-teori yang berdasarkan dari sumber yang akurat.

l. Menggunakan istilah dengan tepat dan definisi yang uniform 

Dalam pemilihan istilah, istilah haruslah sinkron dengan judul karya ilmiah yang akan dibuat. Tulisan ilmiah menggunakan laras ilmiah laras bahasa ilmiah harus baku dan formal. Selain itu laras ilmiah harus lugas agar tidak ambigu.

m. Rasional

Penulisan Karya Ilmiah, haruslah rasional, masuk akal. Tidak boleh mengada-ada.

 

Tujuan Penulisan Karya Ilmiah

a) Menyampaikan Ide/ Gagasan

Melalui karya tulis ilmiah ini, seorang mahasiswa bisa menyampaikan gagasannya kepada khalayak ramai (pembaca) mengenai suatu topik yang diteliti dan diamatinya secara mendalam. Agar lebih mudah dicerna dan dipahami, gagasan tersebut dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk rumusan masalah dan pembahasan.
b) Melatih Kemampuan Menulis
Menulis adalah sebuah ketrampilan olah kata. Kelihatannya sangat sederhana, namun tidak semua orang yang dapat menciptakan karya tulis bermutu melalui ketrampilan ini. Membiasakan diri menulis karya tulis ilmiah dengan sendirinya, akan melatih dan mengkondisikan otak dan pikiran agar selalu dalam tradisi menulis.
c) Tradisi Ilmiah
Tujuan penulisan karya ilmiah lainnya adalah mengembangkan tradisi ilmiah yang elegan di lingkungan kampus. Kemampuan menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan ilmiah memiliki gengsi tersendiri bagi mahasiswa dan dosen. Karya       ilmiah menunjukkan bukti kemampuan intelektual seorang civitas akademika di perguruan tinggi.

d) Tugas Akhir

Seorang mahasiswa baru bisa menyandang gelar sarjana ketika mereka berhasil menyelesaikan karya ilmiah yang lebih dikenal dengan skripsi. Memiliki keahlian menyampaikan gagasan dalam bentuk tulisan ilmiah adalah wajib bagi seorang mahasiswa.

e) Eksistensi

Tidak dapat dipungkiri menyampaikan gagasan dalam bentuk karya tulis ilmiah adalah salah satu cara untuk menunjukkan eksistensi sebagai seorang intelektual.

f) Mengikuti Perlombaan

Karya Ilmiah juga dapat mengembangkan potensi seorang mahasiswa, agar dapat mengikuti suatu perlombaan. Guna untuk menunjang kemampuan dan bakat dalam menulis.

g) Menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian

Karya ilmiah juga sebagai wadah, untuk kita saling berbagi dan bertukar informasi.

 

Format Full Paper silakan mengikuti ketentuan yang ditetapkan.

hubungi This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.  atau This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

~dn